Hamilton Gagal Raih Pole Position

Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, lagi-lagi kalah cepat bersama dengan Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) di babak kualifikasi. Karena kalah cepat bersama dengan Leclerc di sesi kualifikasi tersebut, maka berkenan tak berkenan Hamilton wajib memulai balapan Formula One (F1) Grand Prix (GP) Rusia 2019 nanti dari posisi kedua. Tercatat sudah empat kali Hamilton selamanya memulai balapan dari belakang Leclerc, diawali dari GP Belgia, Italia, Singapura, dan yang terbaru Rusia. Hamilton sendiri tak percaya lagi-lagi dikalahkan Leclerc. Akan tetapi, sekiranya menyaksikan kecepatan mobil Ferrari di dalam beberapa balapan terakhir, maka Hamilton mengaku tidak amat kaget. Sebab menurut pembalap asal Inggris itu, mobil Ferrari sudah berkembang amat pesat, terlebih di lintasan lurus. Bahkan Hamilton jadi kecepatan mobil Ferrari yang dikendari Leclerc amat gila.

“Saya sudah katakan sesi kualifikasi amat susah sebab mereka (Ferrari) mempunyai kecepatan yang amat gila disaat berada di lintasan yang lurus. Mereka layaknya berada di level yang berbeda. Mesin yang kita gunakan, amat tidak serupa bersama dengan apa yang mereka pakai, layaknya di dalam mode jet,” terang Hamilton, dikutip dari laman resmi F1, Minggu (29/9/2019). Kendati begitu, Hamilton selamanya bersyukur mampu memulai dari posisi ke-2 pada balapan nanti, yang terjadi di Sirkuit Sochi, Minggu (29/9/2019) malam WIB. Ia tak menyangka berada di posisi tersebut jikalau menyaksikan performa Ferrari di sesi latihan dan kualifikasi. “Saya sudah mengimbuhkan seluruh yang saya mempunyai dan tim ini sudah lakukan pekerjaannya bersama dengan baik. Saya bersyukur kita sampai di posisi ini. Karena saya tak menyangka mampu berada di barisan terdepan, menjadi jelas, saya amat bahagia bersama dengan hasil kualifikasi,” tukasnya.

Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, mengaku kecewa gagal capai podium di F1 GP Singapura 2019. Pembalap itu jadi tiap tiap bagian tim Mercedes wajib merasakan kepedihan dari situasi ini. Meski memegang kelebihan 96 poin atas rival terdekatnya, Hamilton jadi posisinya belum aman. Apalagi F1 GP Singapura seringkali menjadi andalan Mercedes untuk mendulang poin, tetapi kali ini tidak terwujud. Hamilton wajib bahagia finis di posisi keempat, diikuti rekannya, Valtteri Bottas yang berada di peringkat kelima. Sementara itu, posisi pertama dan kedua, sukses menjadi punya duo Ferrari yakni Sebastian Vettel dan Charles Leclerc.

Situasi ini sejatinya memicu Hamilton jadi bahagia sebab persaingan F1 tambah ketat. Tetapi di sisi lain, situasi tersebut memaksa timnya wajib bekerja lebih keras ulang untuk mampu mengamankan gelar juara pada musim ini. “Ini tambah ketat sejalan musim sudah berlangsung. Kami menyambut baik itu, tetapi pada waktu yang mirip kita wajib lakukan pekerjaan yang lebih baik,” ungkap Hamilton, mengutip dari Motorsport, Senin (23/9/2019). “Kami menang dan kalah sebagai tim. Kami seluruh jadi tidak hebat sekarang. Jika tersedia orang di dalam tim yang jadi tenang waktu ini, mereka wajib berbicara, sebab kita seluruh wajib merasakan sakitnya,” tambahnya. “Kita dapat pergi ke balapan selanjutnya coba untuk melakukan perbaikan diri dan berusaha lakukan pekerjaan yang lebih baik,” pungkasnya.

Beberapa teori pun jadi dibedah tentang permasalahan ban tersebut. Selain itu, Mercedes terhitung memiliki rencana lakukan beberapa perubahan untuk mengatur bersama dengan situasi tropis di kawasan Asia, yang terhitung dikira memicu ban amat panas. Lewis Hamilton keluar selamanya enjoy meski gagal capai posisi terdepan. Spekulasi pun merebak lantaran kawan satu timnya, Nico Rosberg, tak mendapat posisi yang lebih baik ketimbang dirinya. Rosberg sesungguhnya mencatatkan prestasi lebih tidak baik ulang di babak kualifikasi kali ini. Ia wajib memulai balapan di belang Hamilton, yakni dari posisi keenam. Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel sukses capai pole position pertamanya musim ini di GP Singapura. Tak cuma untuk musim ini, ini adalah kali pertama sejak musim 2012 Ferrari memulai balapan dari tempat paling depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *